CURCOL :)

Menangis itu cara ampuh mengobati perasaan yang tidak karuan. Menyesak, tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa. Tangisan merupakan jalan...

Menangis itu cara ampuh mengobati perasaan yang tidak karuan. Menyesak, tidak tahu harus bagaimana dan berbuat apa. Tangisan merupakan jalan satu-satunya melepas kepenatan. Tapi jika tangisan itu tertahan karena tak ingin terlihat mengumbar air mata, bagaimana? Emosi, amarah yang akhirnya meluap ke permukaan. Jangan salahkan amarah ini tapi keadaan yang membuatku marah. Mengingat satu hal yang membuat aku sakit (hati) dan ingin menangis. Aku ingin sebuah pengertian. Pengertian untuk mengubah keadaan. Bertahan dalam kondisi yang membuatku tidak nyaman. Aku mungkin terlihat kuat secara fisik, tapi jiwaku rapuh. Aku butuh pengertianmu. Mencoba memahami keadaan dengan bersabar dan terus menanti. Tapi waktu yang dinanti tak kunjung datang. Lagi- lagi emosi yang hanya bisa aku ungkapkan, marah dan menangis. Aku cuma berharap kamu mengerti, karena aku sulit untuk mengungkapkan. Mengungkapkan secara detail apa yang aku mau. Bahkan kamu hanya mengatakan,sabar. Maaf jika selama penantian ini, engkau selalu mendengar amarahku. Karena itu adalah bentuk pemberontakanku atas keadaan ini. Aku menanti hari itu, hari dimana kau akan mengatakan; "Kita akan menempati rumah baru kita, esok. Hanya aku, kamu, dan anak-anak kita."
Kalimat itu yang akan membuat hatiku tenang dan damai, semoga kamu mengerti. :'(

You Might Also Like

2 komentar

  1. sabar yaa mba ..... :D itu yang saya ucapkan kepada suami saya terus dan terus untuk hal yang sama sprt mba,.. hehe :D

    ReplyDelete
  2. Hehe...terima kasih mbak Adel. Ternyata penantian kita sama. :D

    ReplyDelete

Flickr Images