GURU, seharusnya digugu dan ditiru

Tolong, khususnya untuk para pendidik (guru), baca tulisan saya ini karena saya sedang mencari solusi yang tepat agar saya tidak salah langk...

Tolong, khususnya untuk para pendidik (guru), baca tulisan saya ini karena saya sedang mencari solusi yang tepat agar saya tidak salah langkah. Terima kasih.
Hari ini, tepatnya hari selasa tanggal 28 Januari 2014, sepulang dari sekolah anak saya yang duduk di kelas 5 SD, melapor pada saya bahwa tugas kliping olah raganya ditolak oleh guru olah raganya. Saya tanya alasannya, kenapa gurunya sampai menolak tugas klipingnya? Dia jawab karena kliping yang dibuat tidak sesui dengan apa yang diperintahkan sebelumnya. Yang saya tahu anak saya sudah menyelesaikan tugasnya dengan benar. Kliping dibuat di kertas F4/folio dan gambar harus diambil dari majalah bukan koran, itu adalah syarat pembuatan kliping yang diperintahkan oleh gurunya. Oh ya, sebelumnya saya ingin memberitahu asal muasal kenapa anak saya harus membuat kliping itu. Pasalnya pada saat pelajaran renang anak saya tidak ikut, karena beberapa hal, yang pertama, cuaca yang tidak mendukung, saat itu hujan turun terus menerus, jadi saya dan ayahnya tidak mengijinkan untuk ikut. Yang kedua, sebelumnya kami para orang tua sudah tahu dan merasa gerah dengan kelakuan guru olah raga anak saya itu, karena ada unsur pemaksaan pada anak untuk mengikuti pelajaran renang, apalagi biaya yang dikeluarkan tidak sesuai (lebih mahal) dan berbeda dengan kelas lima lainnya dengan guru olah raga yang berbeda, padahal lokasi berenangnya sama, dan guru olah raga anak saya itu menerapkan sistem; yang tidak ikut berenang tidak apa-apa, tetap dapat nilai, asal....mereka bayar sebesar biaya tiket untuk masuk ke kolam renang. Sedangkan yang tidak ikut dan tidak membayar mendapat nilai nol. Hmm. Tapi kebanyakan orang tua memilih bayar tanpa anaknya ikut. Adapula orang tua yang memilih tidak bayar, dengan alasan, akan jadi kebiasaan buat gurunya. Nah, untuk pelajaran renang yang terakhir ini, anak saya mengatakan bahwa yang tidak ikut renang disuruh membuat kliping. Saya senang mendengarnya, karena tugas membuat kliping lebih baik dari pada sia anak harus membayar meskipun tidak ikut renang. Ternyata setelah kliping yang dibuat anak saya ditolak, saya baru tahu, bahwa gurunya itu membuat dua pilihan untuk anak yang tidak ikut renang, membuat kliping atau membayar sebesar 20 ribu rupiah. Sekedar informasi, anak yang tidak ikut renang di kelas anak saya hampir semuanya. Dan saya sangat sedih ketika anak saya mengatakan bahwa yang mengumpulkan kliping hari ini hanya 3 orang (termasuk anak saya) dan semua di tolak, dan yang tidak membuat kliping, memilih bayar pada gurunya. Sungguh, saya sediiih sekali mendengarnya. Kenapa orang tua memilih jalan pintas seperti itu jika ada pilihan yang lebih baik. Yang lebih miris lagi, ada anak yang sudah membuat 2 kliping, tapi karena takut ditolak, anak itu memilih untuk membayar pada guru olah raga. Duh, masihkah kita berkoar- koar menghujat para koruptor, sedangkan disekitar kita, mungkin diri kita sendiri tanpa disadari melakukan hal itu.
Anak saya kebetulan sekolah di sekolah negeri, saya tidak tahu apa dampak yang terjadi jika saya sebagai orang tua, ingin meluruskan keadaan. Kenapa kliping anak saya ditolak? Apakah beliau tidak tega, melihat jerih payah seorang anak yang bersusah payah menggunting dan menempeli gambar satu persatu menjadi sebuah kliping, kemudian hasil jerih payahnya itu ditolak dengan kesalahan yang kurang jelas? Dan jika setiap anak harus membayar 20 ribu, untuk apa uang itu? Untuk membeli nilai? Atau masuk ke pribadi gurunya? Perlukah saya mempertanyakan hal itu? Ataukah saya yang berpikir secara berlebihan, bahwa sebenarnya hal itu wajar terjadi di sekolah- sekolah? Mohon pendapat dan solusi dari teman-teman semua, bagaimana saya harus bersikap.Terima kasih.

You Might Also Like

1 komentar

  1. Di sekolah anak saya juga pernah ada masalah, tapi untuk urusan tour. Kalau nggak ikut tour, tetap bayar untuk tiket bisnya.
    Banyak yang komplain, dan akhirnya selesai masalahnya.

    ReplyDelete

Flickr Images