Steak Ala Ala Waroeng

Tempat Jajanan Favorit Ja lan-jalan bareng keluarga kalau g ak ada acara makan-makannya kayaknya gak seru , yah . Pastinya setiap ke...



Tempat Jajanan Favorit
Jalan-jalan bareng keluarga kalau gak ada acara makan-makannya kayaknya gak seru, yah. Pastinya setiap keluarga punya tempat jajanan favorit dong. Kayak saya dan keluarga kecil saya. Kalau lagi jalan-jalan, pasti pilihannya ke tempat makan yang itu lagi itu lagi. Entah itu memang tempat favorit, anak-anak suka, atau harganya lumayan irit. Hehe kayaknya ketiganya harus masuk kategori, apalagi point 3. :D. Eh, tapi yang terpenting, harus halal.
Sejak si sulung masih usia 6 tahun sampai sekarang udah kelas 1 SMP. ada satu tempat makanan favorit buat saya dan  keluarga. Selain rasanya nampol tapi harganya yang gak bikin nampol, tempat ini juga memiliki banyak cabang di Bandung. Parkiran bisa untuk beberapa mobil dan motor, pelayanan pun lumayan oke dan tempatnya bisa menampung banyak pengunjung.  

Waroeng Steak (WS)
Nama tempatnya Waroeng Steak (WS). Awalnya WS ini memulai usahanya di Yogyakarta. Tujuannya untuk jajanan para mahasiswa yang ingin mendapatkan makanan enak tapi murah, supaya mahasiswa bisa merasakan makan steak tanpa harus merogoh kocek mereka lebih dalam.  Dengan gaya lesehan, WS memulai  usahanya di kota pelajar itu.  Ternyata animo masyarakat Jogja sangat besar dengan dibukanya WS, terutama para mahasiswanya. Sejak itu, pemiliknya membuka cabang di kota lain, dengan harapan mendapatkan sambutan yg sama seperti di kota Yogyakarta.
Nama pemilik WS ini adalah Jody Brotosuseno- Siti Hariyani, pasangan yang mencetuskan sekaligus pemilik dari WS. Mereka memulai tahun 2001-2002. Boleh dikatakan mereka sukses dengan usaha WS-nya. Karena di Bandung, sudah ada beberapa gerai yang berdiri, bahkan di kota-kota lain, seperti Malang dan Tangerang/Serpong. 

Waroeng Steak tampak depan saat malam hari di JL. Taman Sari

Waroeng Steak tampak depan saat malam hari di JL. Dipati Ukur


Lokasi Waroeng Steak (WS) di Bandung
Beberapa WS di Bandung yang sudah saya kunjungi diantaranya terletak di  Taman Sari, Karang tineung, Dipati Ukur, dan Setia Budi. Untuk waktu buka WS ini cukup unik, setiap hari buka dari jam 12.00-22.00, kecuali hari Jumat, WS mulai buka dari jam 13.00-22.00. Dikarenakan karyawannya diberi kesempatan untuk menjalankan Shalat Jumat terlebih dulu. Yup, suasana religi memang  cukup kental di WS. Selain disediakan tempat shalat/musholla, quote yang terpajang di dinding ruangannya terkesan mengingatkan untuk melakukan hal yang baik. Seperti: Bersyukurlah atas nikmatNya, Berdoalah sebelum makan, dan lainnya. Gak aneh, karena ternyata pemiliknya juga pernah memberikan reward kepada  para karyawannya untuk berangkat umroh jika ada karyawannya yang mampu menghapal 2 surat AlQur'an. *Keren, yah. Oh iya, ruangan yang disediakan pun ada dua macam. Ada area Smoking dan No Smoking. Buat saya dan keluarga yang tidak suka bau asap rokok, pastinya memilih area no smoking

Suasana di dalam Waroeng Steak No Smoking Area

Quote yang terletak di dinding-dinding Waroeng Steak 



Menu di Waroeng Steak
Judul warungnya aja steak, pasti menunya cuma steak aja. Eits, jangan salah. Sekarang ini menu yang disajikan WS beraneka ragam. Ada Spaghetti (rasanya hampir sama dengan rasa spaghetti pada umumnya), Chicken Drum Stick (bagian sayap ayam yang dibentuk seperti stick drum atau pentul, digoreng dengan dilumuri tepung),  dan Nasi Paprika  (nasi putih dengan daging yang diberi potongan paprika dan bumbu seperti teriyaki)). Selain itu masih ada beberapamenu lainnya. Minumannya juga beraneka ragam, ada berbagai macam Jus Buah, Milkshake, dan minuman ringan lainnya.  Memang, sih, yang jadi andalan menunya Steak. Steaknya pun gak seperti di restoran-restoran Steak lainnya. Yang hanya berupa daging utuh. Tapi dagingnya ini diberi tepung crispy, yang bikin gurih dan anak-anak suka. Pilihannya juga bermacam-macam. Ada yang Tenderloin, Sirloin, Double atau Single (yang ini khusus jomblo :D Gak, diing, becanda :p). Semua dagingnya itu dilapisi tepung.  Meski ada juga menu berupa daging utuh tanpa crispy, rasanya juga enak. Penyajian Steak di WS menggunakan hotplate dan diberi tambahan rebusan sayuran wortel, buncis dan kentang goreng. Untuk bumbu/sausnya, lumayan enak di lidah. Rasanya pas. Anak sulung dan suami saya selalu memesan yang double, kurang katanya kalau satu. Oke lah, kalau saya dan si kecil, cukup yang single saja, meski saya bukan jomblo. #eeaa :D
Minuman yang biasa dipesan kedua anak saya selalu Milkshake Spesial. Yang diatasnya diberi toping ice cream. Si kecil memilih rasa strawberry, sedangkan si sulung rasa mocca. Saya dan suami cukup teh tawar hangat saja. Haha. Eh, tapi suka pesan jus juga, ding. 


Steak Daging Sapi dengan Crispy

Steak Daging Sapi Utuh (tanpa crispy)

Harga
Untuk harga tidak usah khawatir . Seporsi Tenderloin/Sirloin single cukup Rp. 18.500- saja. Minuman Milkshake Special-nya hanya 11.000. Murah bingit, kan? :D
Gak heran kalau banyak anak sekolah atau mahasiswa yang suka mampir ke sini. Cukup 20.000 an saja mereka udah lumayan bisa  ganjel perut.:D

Menu makanan di Waroeng Steak

Menu minuman di Waroeng Steak

Jadi bagaimana? Cukup enak dan banyak pilihan kan menunya? Harganya pun terjangkau. Lumayanlah untuk ngajak keluarga. Tempat untuk hang out bareng teman-teman juga oke. Mau coba? Coba, deh, sesekali. ;)

You Might Also Like

2 komentar

  1. Aduh steaknya bikin bikin ngiler. Catet ah tempatnya. Next destination...

    ReplyDelete
  2. Nuhun, Teh Nia, sudah berkunjung ke sini. :*

    ReplyDelete

Flickr Images