Jajanan Sehat Untuk Anak

Permen Pindy Susu dengan 3 rasa yang memiliki izin BPOM dan jelas kehalalannya Sebagai ibu yang masih mempunyai anak usia sekolah dan...

Permen Pindy Susu dengan 3 rasa yang memiliki izin BPOM dan jelas kehalalannya


Sebagai ibu yang masih mempunyai anak usia sekolah dan balita, pola makan untuk anak perlu banget diperhatikan. Apalagi zaman sekarang, makanan banyak macamnya. Dari makanan yang benar-benar bergizi maupun makanan yang asal menarik tapi tidak jelas komposisinya.
Siapa yang tidak tertarik dengan jajanan yang berjejer di sekitar sekolah atau pinggir jalan? Seperti; Seblak, Batagor, Basreng, Cilor, Pempek abal-abal, Es Serut, Telor-teloran, dll.  Jangan kan anak-anak, emak-emaknya pun masih tergiur untuk menikmati aneka jajanan yang belum tahu bagaimana kebersihannya. Iya, kalau orang tua mungkin masih bisa menyeleksi atau daya tahan tubuhnya kuat dengan asupan jajanan pinggir jalan sekali pun. Tapi bagaimana dengan anak-anak? Mereka jajan sesuai yang mereka sukai tanpa bisa memilah mana yang sehat atau sekedar lapar mata.

Salah satu jajanan pinggir jalan yang masih layak komposisi dan kebersihannya


Pernah suatu hari, Si Tengah yang baru duduk di kelas 2 SD meminta dibelikan jajanan, yang mana jajanannya itu menggunakan saos yang warnanya sangat mencolok. Wow, saya yang lihatnya aja jadi sakit perut. Apalagi gerobak milik pedagangnya itu terlihat kurang bersih. Aah, saya bener-bener ilfeel lihatnya. Tapi yang namanya anak gak peduli dengan semua itu. Dia kepengen karena melihat teman-temannya banyak yang membeli makanan itu.
Saya pun mengalihkan keinginan Si Tengah untuk membeli makanan lain yang lebih jelas komposisi dan kebersihan gerobak penjualnya. Dan memberi pengarahan kepada Si Tengah untuk tidak jajan sembarangan dengan memberikan ciri makanan apa saja yang boleh dibeli dan tidak.
Selain jajanan pinggir jalan yang banyak sekali bahaya pada bahan pembuatannya (seperti pewarna kimia, pengawet yang bukan untuk makanan, dan bahan makanan yang expired), snack dan permen yang sudah terbungkus rapi pun harus dikhawatirkan. Banyaknya isu permen yang mengandung narkoba membuat orang tua semakin khawatir. Tapi sebaiknya jangan terlalu parno juga dengan berita tersebut. Ada baiknya kita cari tahu terlebih dahulu, apakah berita tersebut benar atau hoax. Karena permen identik dengan anak-anak, jadi sulit untuk menghalangi mereka menjauhi makanan tersebut. Orang tua lah yang harus menyeleksi dan mencari tahu, mana yang boleh dikonsumsi oleh anak dan mana yang  tidak.
Dari ketiga anak saya, yang paling suka dengan permen adalah si Tengah. Dia bisa terus menerus makan permen lebih dari lima kali dalam sehari kalau tidak diingatkan untuk berhenti. Dan saya tidak pernah menyetok permen di rumah, tetapi selalu tersedia di dalam mobil. Makanya si Tengah suka banget kalau pergi naik mobil, karena dia bisa mengambil permen dan memakannya beberapa kali. Duh! ๐Ÿ™ˆ
Tapi saya gak khawatir untuk masalah permen. Karena sekarang saya tahu mana permen yang baik untuk dikonsumsi. Yang pasti, permen yang sudah jelas komposisi,  kehalalannya, dan punya izin BPOM. Seperti Permen Pindy Susu yang sudah punya daftar label seperti  yang  disebutkan di atas. Kalau masih ragu, boleh cek IG-nya permenpindy_id

Tangan si kecil yang ingin meraup setoples Pindy Susu ๐Ÿ˜


Lalu bagaimana untuk mengantisipasi anak agar tidak jajan sembarangan tanpa pengawasan dari orang tua? Ok, saya akan memberikan tips yang mudah-mudahan bisa berlaku juga untuk orangtua lainnya.

Tips Agar Tidak  Jajan Sembarangan: 

1. Untuk anak usia sekolah dasar,  jelaskan pada mereka, ciri makanan apa saja yang boleh dan tidak untuk dikonsumsi. Misal: dari warna, bumbu yang digunakan, dan kebersihan dari si penjualnya. 

2. Tidak memberi uang jajan secara berlebihan. Jika anak mendapat uang jajan yang berlebih, mereka cenderjng akan menghabiskan uang itu dengan segala macam jajanan. Jadi sebaiknya secukupnya saja atau tidak usah sama sekali. 

3. Saat ke sekolah, usahakan membawa bekal dari rumah berupa makanan yang disukai anak. Ini bisa meminimalisir anak untuk jajan, karena sudah kenyang dengan bekal bawaannya. 

4. Beritahukan kepada anak, untuk membiasakan melihat label kehalalan dan expired pada makanan kemasan. Hal ini bisa menjadikan anak kritis saat membeli. Dan otomatis mereka tidak akan sembarangan dalam memilih jajanannya.

5. Membuatkan makanan yang serupa dengan jajanan di sekolah atau pinggir jalan, agar anak tidak tergiur lagi membeli di luar sana. Nah, ini berat. Karena ini tugas orang tua yang harus kreatif dalam membuatkan cemilan buat anak. ๐Ÿ˜

Mungkin itu sedikit tips dari saya. Semoga bermanfaat untuk orangtua yang sedang mengalami masa di mana anak-anaknya lagi suka-sukanya jajan.
Dan saya pun masih terus berusaha  bagaimana agar anak tidak terus menerus minta jajan. Selain gak baik untuk kesehatan, gak baik juga untuk keutuhan  uang saku mamak. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜๐Ÿ™Š

You Might Also Like

27 komentar

  1. Kalau aku biar anak-anak gak jajan sembarangan ya aku bawain bekal buat sekolah, hehe. Terus uang jajanya dikit saja secukupnya :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mbak Nisa. Memang sebaiknya anak dibawakan bekal. Uang jajan secukupnya, karena anak pasti kepengen jajan juga lohat teman-temannya jajan.
      Makasih udah mampir ya,Mbak Nisa. ๐Ÿ˜Š

      Delete
  2. Kesukaan ponakan aku nih๐Ÿ˜๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. anakku juga suka banget ๐Ÿ˜๐Ÿ˜

      Delete
  3. Iya, di sekolah anakku juga banyak jajanan kurang sehat. Untungnya TK mah nggak dibolehin jajan keluar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya,TK masih diawasi ortu juga. Kalau SD sudah lebih bervariasi jajanannya dan susah diawasi karena udah bisa jajan sendiri๐Ÿ™ˆ

      Delete
  4. Anakku suka makan permen, tapi belum pernah cobain makan ini, hihi.
    Walaupun anak di kasih permen tidak akan takut gigi mereka sakit, karena selalu menjaga kebersihan giginya.
    Terima kasih untuk sharingnya teh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2, Teh. Iya, minimal kalau habis makan permen, anak harus minum air putih.

      Delete
  5. ini permen favoritenya neng Marwah, enak banget katanya hehe

    ReplyDelete
  6. Jajan anak emang mesti diperhatikan bgt ya mbak. Adik bungsu saya dulu dibiarin jajan sembarangan, mama saya udah cape jg mereun punya anak lg di umur 40an. Trus skrg dia jd picky eater.

    ReplyDelete
  7. Ini permen susu jajanan paporit olive dr dl ampe sekarang, emang enak sih dari pada permen cap kaki yg merah, emaknya suka belii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Ini enak karena ada rasa susunya๐Ÿ˜

      Delete
  8. Iya ya, baca berita anak-anak yang ketagihan permen narkoba itu miris bgt. Hati sedih tak terkira...
    Semoga permen pindy ini aman dan sehat untuk anak2 kita..

    ReplyDelete
  9. Jajanan anak jaman now mah aku sukanya cimin teh hahaha
    Permen pindy nostalgia deh dingin-dingin empuk ๐Ÿ˜‚

    ReplyDelete
  10. Kayaknya di semua SD itu ada aja ya jajanan yang nggak higienis. Gerobaknya masyaAllah kayak nggak pernah dibersihin. Tapi herannya kok banyak yang beli juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah daya tariknya, Uwien. Makin bluwek gerobaknya, makin syedeeeep. Hahaha

      Delete
  11. Zaman sekarang emang harus hati2 kalo mau pilih jajanan yah Teh. Wah, permen itu mah emaknya yang doyan :)

    ReplyDelete
  12. Anakku juga. Bolak balik dia ngambilin. Untung masih sempet kefoto. Hahaha

    ReplyDelete
  13. Iya teh, anak2 memang suka pilih2 makanan. Mungkin ada masanya kali, Teh. Mudah2an sehat terus ya anak dan adiknya.

    ReplyDelete
  14. Aamiin. Insya Allah permen pindy aman dikonsumsi๐Ÿ˜‰

    ReplyDelete
  15. Adduuuuh, cimin. Eta makanan "bergizi" pisan. Hahaha

    ReplyDelete
  16. Iya, Teh. Harus diseleksi banget jajanannya. Ngeri lihatnya.
    Eh, aku pun suka permen ini๐Ÿ˜

    ReplyDelete
  17. Anak-anak memang suka ikutan beli jajanan yang dibeli oleh teman-temannya. Jadi tugas orang tua yang harus memberi pemahaman pada anak ya...

    ReplyDelete
  18. Jajanan sehat itu suatu keharusan, dan memang sulit memilihnya untuk zaman sekarang. Kalau dulu mungkin seperti dibebaskan karena jajanan yang beredar juga gak terlalu banyak dan masih didominasi oleh makanan tradisional yang insya Allah sehat. Kalau sekarang ... ya harus memilah dan memilih dengan bijak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Bang Aswi. Sekarang jajanan banyak macamnya. Tapi ya itu, gak jelas bahan bakunya apa aja. Yang penting menarik buat anak. ๐Ÿ™ˆ

      Delete
  19. Bagusnya memang dibawakan bekal dari rumah ya, Teh. Hehehe. Dulu aku juga gitu, sekarang udah agak besar dikasih kepercayaan sama tanggung jawab. Anaknya udah paham misalnya jajan permen, pilihnya yang aman kayak permen susu. Hehehe

    ReplyDelete

Flickr Images