Mengatur Keuangan Saat Pandemi Dengan Membuka Usaha Kuliner

 Assalamualaikum, Sudah hampir delapan bulan, kita hidup dalam pandemi. Gak terasa, ya. Awalnya sulit banget menjalani keadaan ini. Rutinita...

 Assalamualaikum,



Sudah hampir delapan bulan, kita hidup dalam pandemi. Gak terasa, ya. Awalnya sulit banget menjalani keadaan ini. Rutinitas kehidupan berubah drastis. Kegiatan sekolah anak pindah ke rumah, sulit untuk melakukan aktivitas di luar rumah, dan perekonomian pun (gak bisa dipungkiri) ikutan morat marit. 

Bahkan banyak perusahaan besar atau pun rumahan yang gulung tikar. Dampaknya, pengangguran makin menjamur. 

Lalu bagaimana agar bisa bertahan hidup? 

Saat kondisi kepepet seperti ini, biasanya manusia memiliki ide kreatif yang sangat tinggi. Hal-hal yang sebelumnya tidak pernah atau malas dilakukan, akhirnya harus dikerjakan. Demi apa? Demi menunjang perekonomian keluarga. Ya, semua bersikeras berpikir melakukan berbagai cara untuk tetap bertahan dalam kondisi saat ini. 

Salah satu yang dilakukan oleh kebanyakan orang adalah  dengan membuka usaha rumahan, yaitu usaha kuliner. Meski gak sedikit dari mereka yang memilih usaha lainnya seperti, pembuatan masker atau daster. Hehe. Masker sudah jelas banyak diminati semua kalangan  saat pandemi ini. Sedangkan daster, banyak diminati emak-emak yang ingin tetap modis meski di rumah aja. Hahaha. *Piss, Mak😉

Mestinya para bapak bersyukur dengan para emak, yang dalam kondisi pandemi ini mereka lebih giat mencari cuan dengan membuka usaha dadakan seperti usaha kuliner. Yang tadinya emak jarang ke dapur, kali ini giat sekali di dapur membuat masakan untuk keluarga dan jualan. 

Salah satu produk makanan untuk usaha kuliner


Pempek, yang bisa dijadikan produk untuk memulai usaha kuliner

Lalu bagaimana cara melakukan Financial  Planning During The Pandemic dengan membuka usaha kuliner? Bukankah malah lebih merepotkan, mengingat untuk membuka usaha diperlukan modal, tempat, dan tenaga tambahan (karyawan)? Hmm, minimkan semua itu. Caranya? Yuk😉

1. Masih punya tabungan? Gunakan sebagian tabungan itu untuk memulai usaha kuliner. Ingat ya, sebagian saja. 

2. Tetapkan makanan apa yang akan dijual. Untuk memulai, kenalkan dahulu satu produk. 

3.  Cari tempat untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan makanan yang akan dijual. Usahakan membeli grosiran (tapi kualitas bagus), supaya harga modal bisa lebih ditekan. 

4. Jangan dulu membuat banyak, tetapkan dulu resep paten yang akan dijadikan patokan untuk dijual. Jangan sampai pelanggan kecewa dengan rasa yang berbeda setiap mereka pesan. Kalau mereka kecewa dengan masih menyimpan "rasa yang pernah ada", itu sih urusan mereka. Hahaha.

5. Buat ciri khas produk yang akan dijual. Misal, tanpa bahan pengawet atau menggunakan bahan premium. Ya, seperti itulah. Untuk menarik minat pembeli. 

6. Butuh tenaga bantuan? Bagi yang memiliki anak yang sudah cukup diandalkan, minta bantuan anak. Atau bisa juga bantuan suami jika memiliki waktu senggang dari kerjaan kantornya. Untuk awal, mereka gak akan minta gaji kan? Cukup dikasih icip produk yang dijual, mereka udah senang kayaknya. Hehehe

7. Untuk penjualan, cukup secara online terlebih dahulu. Minta bantuan kerabat dekat, teman, atau tetangga, untuk mempromosikan produk jualan kita. Kalau perlu, lakukan pansos, eh, gak ding. Hahaha.

8. Jangan menggunakan uang modal untuk keperluan sehari-hari. Keuntungan boleh digunakan untuk hidup sehari-hari, tapi kalau bisa sebagian saja. (Point ini masih jadi PR banget buat saya🤭😁)

8. Konsisten. Ingat, modal yang sudah dikeluarkan harus kembali sesuai yang sudah digunakan. Malah lebih baik lagi jika dikembalikan berlipat-lipat ganda. 

Siapa tahu dari jualan secara online, kelak bisa punya Cafe, Kedai, atau Warung Makan lepas dari pandemi. Aamiin. 

Semoga kita semua masih bisa bertahan secara ekonomi maupun fisik. Selalu disehatkan agar tetap bisa produktif. Aamiin. 

Tulisan ini merupakan kolaborasi dengan teman-teman Bandung Hijab Blogger dengan tema Financial Planning During The Pandemic. 😉



You Might Also Like

12 komentar

  1. ini neh chef aku , mantap nih tips nya nih buat yang mau mulai usaha kuliner
    aku suka statmen ini " kepepet suka bikin kreatip " memang bener teh

    ReplyDelete
  2. Di masa pandemi ini orang-orang emang lebih kreatif ya teh. Salut banget. Tapi masalah resep di pantenkan aku setuju banget teh, karena pernah beli makanan dan udh kebayang banget rasanya seenak yang waktu pertama kali beli, pas nyoba lagi malah beda rasanya. Jadi agak kecewa. Btw ngiler liat produk jualannya ...enyaak

    ReplyDelete
  3. Tips memulai bisnisnya manfaat banget teh, gunakan modal dari tabungan tapi jangan dihabiskan. Jadi harus kreatif mencari jenis bisnis apa yang sesuai dengan budget yang kita punya ya teh

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah, sukses terus usahanya Teh semoga makin laris manis ya ��

    ReplyDelete
  5. menggoda sekali itu browniesnya teh jadi pengen coba

    ReplyDelete
  6. Mantul ibuuu... ibuu ku satu ini memang luarbiasa. Tangannya memang ajaib apa aja yg dipegang jadi makanan enak. Ga susah nyari cuan yaa semua jadi uang hahaha...❤

    ReplyDelete

Flickr Images