ASUS 15 A516, LAPTOP IMPIAN UNTUK MEWUJUDKAN IMPIAN

Assalamualaikum, Melihat keadaan yang terjadi saat ini, apa, sih, yang pantas kalian gambarkan dan rasakan? Bagi saya yang pantas saya ...

Assalamualaikum,

Melihat keadaan yang terjadi saat ini, apa, sih, yang pantas kalian gambarkan dan rasakan?

Bagi saya yang pantas saya gambarkan dan rasakan  dari keadaan beberapa hari ke belakang ini adalah rasa duka yang mendalam. Bagaimana tidak, dalam satu hari kemarin, saya mendengar empat kabar duka dari orang-orang yang saya kenal. Meninggalnya bapak teman saya, dua orang teman saya, dan bapak dari teman anak saya.

Iya, itu dalam satu hari. Dan penyebabnya adalah virus yang menyerang tubuh mereka. 

Kita semua tahu, dalam lebih dari satu tahun ini hidup tanpa pandemi adalah impian. Bergerak bebas tanpa masker, menghirup udara segar tanpa takut berdekatan dengan orang lain, adalah salah satu impian semua orang saat ini. 

Dan saya juga melihat, pandemi ini memberikan dampak yang luar biasa bagi semua orang. Dampak dari segi ekonomi, pendidikan, dan tentu saja kesehatan. 

Dari segi ekonomi, banyak perusahaan yang mengurangi jumlah karyawannya, efeknya banyak dari mereka menjadi pengangguran. Kemudian banting stir membuka usaha sendiri dengan modal seadanya. Tapi yang namanya wirausaha, gak bisa langsung berjalan mulus, semua ada prosesnya dan persaingan yang semakin banyak.

Apalagi sejak pandemi, ketika peraturan "di rumah saja" diberlakukan, semua berbondong-bondong menyibukkan diri di rumah agar tidak merasa bosan.

Bagi perempuan, terutama seorang ibu, mereka menyibukkan diri dengan memasak, menjahit, dan bercocok tanam. Bahkan dari kegiatan baru mereka itu, ada yang menjadikan ladang usaha.  Wow, it's nice. 

Tidak terkecuali saya, saya pun memanfaatkan peluang ini. Sebenarnya dari sebelum pandemi saya juga sudah membuka usaha kuliner dari rumah. Waktu itu saya lebih memokuskan satu jenis makanan saja. Tapi dengan berjalannya waktu dan pandemi yang membuat ekonomi keluarga menyempit, akhirnya saya berpikir untuk menambah menu makanan untuk usaha kuliner saya. 

Tekwan, salah satu menu di usaha kuliner saya

Brownies, juga salah satu menu di usaha kuliner saya.


Lalu bagaimana dengan dunia pendidikan. Ini lebih mengenaskan lagi. Semenjak pandemi yang lebih dari satu tahun, selama itu lah anak-anak tidak lagi bisa sekolah dengan menginjakkan kaki mereka di gedung sekolah dan belajar bertatap muka langsung di kelas bersama teman-teman dan guru. Pembelajaran jarak jauh menjadi satu-satunya solusi di zaman pandemi ini. Layar monitor menjadi perantara bagi mereka saling bertemu dan bertegur sapa. Keadaan ini sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan anak-anak. Mereka yang biasa bermain bebas di luar sana, kini harus lebih banyak berdiam diri di rumah saja. Kalau pun harus keluar rumah, banyak resiko yang berdampak pada tubuh mereka. Ya mau gak mau, orangtua lebih memilih anak-anaknya untuk tetap di rumah saja. Dan ini sangat membosankan bagi anak-anak. Lagi-lagi ini PR orangtua khususnya ibu untuk bisa membuat anak-anak betah di rumah sekaligus menjadi guru bagi anak-anaknya di rumah. Toh, sekolah anak sekarang ini pindah ke rumah dan otomatis yang bertugas mengawasi tugas sekolah anak adalah orangtuanya/ibunya. 

Hmm, makin berat aja ya tugas emak-emak.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi dengan kondisi pandemi ini adalah tentu saja kesehatan tubuh kita. Gak pernah ada yang menyangka begitu dahsyatnya efek dari munculnya  virus satu ini. Beberapa faktor kehidupan seakan mati suri. Kesehatan secara fisik maupun mental seakan diguncang. Kita seperti serba salah untuk berbuat sesuatu. Mau keluar rumah, takut virus itu nempel di tubuh kita, lalu menularkan orang di sekitar kita. Tidak keluar rumah atau di rumah saja, bagaimana dengan kegiatan atau pekerjaan yang mengharuskan keluar rumah? Bagi saya satu tahun lebih ke belakang ini adalah tahun yang sangat berat. Bukan bagi saya saja tapi kita semua. 

Tahun 2020

Tahun 2020  kedai makanan yang saya jalani mulai redup, begitu pemerintah menyatakan lockdown, di rumah saja. Orang-orang yang biasanya mampir untuk makan di kedai kami, tidak ada lagi. Memesan lewat ojek online? Ya, ada sih tapi tidak seramai dulu. Lagi pula ada rasa khawatir di diri saya dengan seringnya  berinteraksi dengan driver ojek online. Mau gak mau, kami memutuskan untuk tutup sementara. Banting stir hanya menerima pesanan melalui online. Jadi interaksi dengan ojek online sangat minim. 

Lambat laun saya pun mulai menambah menu untuk menambah penghasilan keluarga. 

Gak bisa dipungkiri, penghasilan dari suami juga tidak sama lagi dengan masa sebelum pandemi. 

Bertahan selama setahun di tahun 2020 dengan tetap bersyukur dengan apa yang kami dapat, akhirnya bisa terlewati. Kemudian berharap, di tahun 2021 keadaan akan lebih baik. 

 

Tahun 2021

Ternyata harapan kami di tahun 2021 melesat. Awal tahun 2021 virus penyebab pandemi mampir di tubuh suami. Mau gak mau kami sekeluarga di swab juga. Dan kegiatan jadi dibatasi. Usaha makanan saya libur beberapa minggu. 

Alhamdulillah, semua bisa terlewati, suami pulih kembali. 

Usaha makanan saya tetap lanjut, suami pun kembali disibukkan dengan pekerjaannya. 

Alhamdulillah, di bulan ramadan, ada pencerahan dari usaha makanan saya. Pesanan kue kering melesat. Bersyukur tentu saja selalu kami panjatkan. Usaha keras yang kami jalani tidak semata-mata tanpa tujuan. Kebetulan, di tahun 2021 anak sulung kami akan lulus SMA dan melanjutkan kuliah. Mau tidak mau kami perlu menyiapkan dana kuliah yang sekarang ini biayanya tidak main-main. Berpikir keras, bagaimana caranya supaya penghasilan yg kami dapat bisa lebih dari sekarang. 

Penampakan macam-


Lagi-lagi kami menaruh harapan, pandemi akan segera berakhir. Ternyata tidak, selepas Idulfitri, lonjakan penderita akibat virus makin meningkat. Bahkan tidak sedikit kabar duka yang kami dengar. Ini lebih parah dari keadaan di tahun 2020. 

Kami sepakat, saya harus lebih serius menjalani usaha makanan saya. Tapi selain itu ada satu impian saya dan juga atas restu suami, mengasah kemampuan saya selama ini saya miliki. 

 

Menggali potensi yang ada

Pernah suatu kali suami saya menawarkan sebuah laptop keepada saya. Dia bilang mungkin saya perlu untuk menulis atau mencatat pembukuan usaha saya. 

Menulis? Ya, sebenernyya salah satu keinginan saya adalah ingin membuat cerita untuk dibukukan menjadi buku solo saya. Selama ini keinginan itu hanya di angan. Karena media yang saya punya hanya handphone. Padahal sebenarnya ide-ide tulisan banyak bermunculan di kepala, tapi menguap begitu ingin menuliskannya di handphone karena lagi-lagi jari ini meng-klik link lain, sosial media misalnya. Hehehe. 

Makanya suami pernah menawarkan saya untuk membelikan laptop untuk saya. Karena dia berpikir, saya punya potensi untuk menulis, dan akan lebih baik jika saya menuangkan ide tulisan saya di laptop daripada di handphone

Waktu itu saya masih mikir-mikir. Saya gak mau setelah suami membelikan saya laptop, semua itu sia-sia karena saya tidak memaanfaatkannya dengan baik. Akhirnya batal. 

Dan sekarang keinginan itu muncul kembali. Apalagi pandemi semakin tidak jelas kapan berakhir. Usaha makanan yang saya jalani tidak selamanya akan berjalan mulus. Saya ingin ada cadangan lain untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Salah satunya saya ingin memulai kembali dengan dunia penulisan. Entah itu aktif di dunia blog-yang sering saya abaikan keberadaan akunnya-atau membuat cerita pendek dan novel. 

Dan sepertinya saya butuh laptop untuk mewujudkan impian/niat saya itu. Lalu saya merasa tidak pantas untuk meminta kembali tawaran suami yang ingin membelikan saya laptop. Saya akan menganggap diri saya tidak tahu diri jika dalam kondisi sekarang ini minta sesuatu yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 

 

Laptop pinjaman kepunyaan suami😁

Kalau ini pinjam punya si tengah😁

Mencari laptop impian = Mencari laptop berdasarkan kebiasaan (Habit)

Bisa saja saya meminjam laptop pada anak saya, si sulung atau si tengah, untuk kebutuhan menulis saya. Tapi sepertinya gak bisa bebas menggunakannya. Karena saat pembelajaran daring, mereka lebih membutuhkan laptop daripada saya. 

Jadi tidak ada salahnya jika saya memimpikan untuk memiliki laptop sendiri. Diam-diam saya berniat menabung untuk membeli laptop yang saya inginkan.  

Oke, seringkali orang mencari laptop, maka pasti bicara harga, namun bagi saya paling gampang menentukan jenis laptop adalah dengan melihat kebiasaan user.

 

Yup, pengalaman menggunakan laptop Asus sudah lebih dari 8 tahun. Saat ini keluarga kami menggunakan setidaknya 3 laptop Semisal Asus Zenbook UX433FN (suami), Zenbook UN303UB (si sulung), Vivobook A442U (si tengah). Mulai dari Asus Generasi ke-6 sampai generasi ke-8.  

Mengapa saya bilang memilih berdasarkan kebiasan pengguna?

Karena pengalaman saat si sulung masuk SMP, kami sempat menyiapkan 1 laptop.  Si Sulung saya laki-laki, dan seperti kebanyakan anak remaja, kurang peduli dan “jorok” dengan barang-barang elektronik mereka (Hp, laptop, headset, dll).  Contohnya, main laptop sambil tiduran dan bahkan sering tertidur karena menonton Youtube sementara laptop masih menyala, atau kadang laptop dibawa ke sekolah dan saat pulang tas laptop dilempar ke tempat tidur atau main laptop sambil meletakan minum diatas meja belajar. Hmm, bisa dibayangkan.

Btw, akhirnya si sulung laptopnya diganti dengan Asus Zenbook generasi ke-6.

 

Dan ya, karena itu saya yakin 100% yakin bahwa kebiasaan dan karakter user akan mempengaruhi  pemilihan  Laptop.

 

Kembali dengan laptop impian saya, ASUS VivoBook 15 A516. Apa, sih yang bikin saya tertarik untuk memiliki ASUS 15 A516?

 

Oke kita mulai dari tampilan.

Dari Penamaan laptop ini (A516), maka kita tahu bahwa laptop ini memiliki layar 15”. Dan seperti kebanyakan laptop Asus masa kini, maka keybodnya empuk dan untuk seri ini memiliki backlit alias mempunya lampu dibawah keybord, sehingga memudahkan kita mengetik dalam  situasi pencahayaan yang kurang. Selain itu Laptop ini  dibekali dengan Fingerprint untuk menjamin keamanannya. Laptop ini juga tergolong ringan untuk laptop dengan layar 15”, yaitu hanya 1,8 Kg, dengan Charger yang mungil.

Karena ASUS 15 A516 merupakan Komputer masa kini. Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.

 

Dari segi tampilan, sistem keamaan, berat laptop plus penggunaan SSD, maka hal ini sangat menunjang bagi mereka memiliki mobilitas tinggi. Penggunaan SSD jelas sangat menguntungkan, karena selain proses Booting yang sangat cepat, yaitu hanya dalam hitungan detik (menyalahkan laptop sampai siap pakai), penggunaan SSD juga membuat laptop lebih awet, karena SSD lebih tahan terhadap getaran bahkan bila terjadi  benturan dibandingkan yang menggunakan hardisk.

 

Yup, pengalaman si sulung yang suka sembarangan membawa tas laptop.

 

Berikutnya Spec Jeroaannya.

Laptop dengan prosesor Intel® Core™ 10th Gen series ke atas didesain untuk performa dan mobilitas. Dengan efisiensi yang tinggi serta dimensi thin and light, laptop menawarkan peningkatan performa dan produktivitas untuk penggunanya. Konektivitas WiFi generasi terbaru juga memungkinkan transfer data 3x lebih cepat dibanding generasi sebelumnya.

 

Laptop ini hadir dengan prosesor terbaru (generasi ke-10) tentunya memiliki kelebihan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Pengalaman kami, laptop Asus (generasi ke-6 keatas), dengan desain yang tipis membuat aliran udara dari kipas laptop menjadi sangat bagus, sehingga laptop tidak terlalu panas sehingga konsumsi batre menjadi lebih awet.

 

Dan satu hal lagi, laptop ini selain hadir dengan sampai prosesor I5 generasi ke-10, laptop ini hadir dengan GPU (graphics card) yang tidak main-main, yaitu NVDI MX330.  Sekali lagi, ini penting karena ada user yang suka dengan main Game atau bahkan dengan mengedit Video.  Spec ini sangat mumpuni.... yup sekali lagi kebiasaan user sangat lah penting.

 

Selan itu PC yang dimiliki ASUS 15 A516 juga lengkap. Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2019. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya. Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.

 

Jadi saat ini pilihan saya jatuh pada laptop ASUS VivoBook 15 A516. Bukan tanpa alasan saya memilih laptop merk ASUS. Karena suami dan dua anak saya menggunakan laptop merk ASUS dengan seri yang berbeda-beda. Hal-hal yang saya uraikan diatas berdasarkan pengalaman kami, dan boleh dibilang kami keluarga Asus addict. Hmm, terdengar sedikit lebay, ya. Hehehe. 

 

 Untuk lebih lengkapnya, yuk, kepoin barangnya!

Untuk kebutuhan bekerja atau bermain, ASUS VivoBook 15 A516 adalah laptop level entri yang memberikan kinerja bertenaga dan visual yang imersif. Sepertinya ini bisa digunakan saya untuk keperlun bekerja, dan bisa juga untuk si kecil yang lagi senang-senangnya main game.

Layar NanoEdge-nya menawarkan sudut pandang 178° yang luas dan lapisan anti-glare untuk pengalaman yang benar-benar menarik. Di dalam, ini didukung oleh prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 dengan RAM 8GB, dan grafis diskrit NVIDIA® MX330. Desain penyimpanan ganda dengan pilihan SSD PCIe® hinggai 256GB dan HDD hingga 1TB memberi Anda kombinasi sempurna antara kapasitas penyimpanan besar dan kecepatan baca/tulis data yang cepat.

Coba saya pretelin satu-satu apa saja fitur yang dimiliki ASUS VivaBook 15A516 ini:

 

Fast and efficient

Dengan prosesor Intel® Core™ i5 generasi ke-10 dan grafis diskrit NVIDIA® MX330, ASUS VivoBook 15 A516 membantu Anda menyelesaikan berbagai hal dengan cepat dan efisien. Ini sesuai dengan kinerja saya sebagai emak-emak yang banyak urusan domestik dan ingin cepat selesai. Bisa jadi menghemat waktu mengetik saya kan  dengan prosesor yang dimiliki ASUS VivoBook 15A516 ini? 

 


Store more, do more

ASUS VivoBook 15 A516 memiliki desain ruang penyimpanan ganda untuk memberi Anda keunggulan kinerja data supercepat dan kapasitas penyimpanan yang besar. Instal aplikasi di SSD untuk respons dan waktu load yang lebih cepat, dan gunakan HDD untuk menyimpan file besar seperti film, koleksi musik, dan album foto. Lagi-lagi ini sangat mendukung kebiasaan saya yang doyan drakor-an, download lagu, dan  foto-foto (paham ya, kalau sudah motret bisa berapa kali take, apalagi kalau selfie. Bisa penuh-penuhin storage, tuh. Hehehe). Dengan ASUS tipe ini saya gak akan kebingungan lagi untuk menyimpan data-data tersebut.

 

Get a wider view of the world

Layar NanoEdge memberi ASUS VivoBook 15 A516 area layar yang luas untuk pengalaman yang imersif untuk bekerja dan bermain. Pilihan panel hingga resolusi Full HD dengan sudut pandang lebar memiliki lapisan anti-silau untuk mengurangi gangguan yang tidak diinginkan dari pantulan dan silau yang mengganggu, sehingga Anda dapat benar-benar fokus pada apa yang ada di depan Anda. Hmm, paham bener, deh. Layar dengan ukuran 15" jelas lebih luas, bisa bikin saya kuat mengetik beberapa halaman, gak takut retina mata menciut. Apalagi usia segini (pokoknya segini, gak usah disebut), masalah mata plus itu jadi kendala. Satu lagi, saya bisa lebih fokus menatap oppa-oppa kece dengan layar luas saat nonton drama Korea. Hahaha.

 

Empower your dynamic lifestyle!

Dengan bobot keseluruhan hanya 1,8 kg2, ASUS VivoBook 15 A516 yang sangat portabel ini adalah laptop ringan yang mengikuti gaya hidup Anda yang serba cepat. Terlihat bagus juga, dengan lapisan Transparent Silver atau Slate Grey.

Wow, beratnya gak lebih dari menggendong bayi. Gampang banget dibawa ke mana-mana. Ke dapur, terus pindah ke ruang tamu misalnya. Dengan laptop berat hanya 1,8kg, beban hidup jadi lebih berkurang. Hihihi. (Efek gak bisa ke luar rumah. Jadi cukup muter-muter dalam rumah aja)



Just touch to log in!

Mengakses ASUS VivoBook 15 A516 tidak pernah semudah atau seaman ini! Dengan sensor sidik jari bawaan3 di touchpad dan Windows Hello, Anda tidak perlu mengetikkan kata sandi setiap saat - yang Anda butuhkan hanyalah satu sentuhan!

Yes, kadang sebagai emak-emak, daya ingat berkurang, terutama mengingat kata sandi. Cukup menempelkan jari, semua jadi terbuka. That's simple. 

 

Exactly your type

Keyboard3 full-size dengan backlit pada ASUS VivoBook 15 A516 sempurna untuk bekerja di lingkungan yang minim cahaya. Didesain secara ergonomis, konstruksi satu bagian yang kokoh dan key travel 1,4 mm memberikan pengalaman mengetik yang nyaman.

Mengetik malam-malam dalam keadaan gelap dan si kecil sudah tidur, itu kebiasaan emak-emak banget kan. Begitu juga saya. Jadi sepertinya tidak ada kendala kalau saya menggunkan laptop tipe ini.

 

Constantly connected

ASUS VivoBook 15 A516 dilengkapi dengan port USB-C® 3.2, yang didesain dapat diputar balik yang membuat menghubungkan perangkat semudah mungkin. Ini juga memberikan kecepatan transfer data hingga 10x lebih cepat4 dari koneksi USB 2.0 yang lebih lama! Ini juga mencakup port USB 3.2 Tipe-A dan USB 2.0, output HDMI, dan microSD reader - sehingga Anda dapat dengan mudah menghubungkan semua periferal, layar, dan proyektor Anda saat ini dengan mudah. Dan ini sangat membantu saya kelak jika ingin mentransfer foto dari kamera DSLR ke laptop untuk kebutuhan tulisan di blog.

 

Internal protection / HDD protection and chassis enhancements

ASUS VivoBook 15 A516 memiliki fitur peredam guncangan E-A-R® HDD untuk melindungi data Anda dari setiap benturan, sementara sasis yang diperkuat meningkatkan pengetikan dan memungkinkan Anda untuk membuka dan menutup penutup dalam satu gerakan halus. Lagi-lagi cocok dengan saya yang  grasah grusuh, yang memungkinkan laptop yang saya gunakan akan sering kena guncangan. Dengan ASUS VivoBook 15 A516 Insya allah data saya aman.

 

Get the very best from your PC with MyASUS

MyASUS adalah cara mudah untuk mengakses serangkaian aplikasi ASUS yang membantu Anda memaksimalkan laptop atau PC desktop Anda. Multitask menggunakan iOS atau ponsel Android dengan PC Anda, optimalkan kinerja PC Anda atau hubungi layanan dan dukungan purna jual. Ada juga banyak sekali unduhan aplikasi populer dan penawaran eksklusif hanya untuk Anda!

 

Fix, ASUS 15 A516 dengan mengusung tema “Bigger Dream Wider Screen” adalah laptop impian saya. Dan saya bisa memanfaatkan keadaan pandemik ini dengan lebih bisa berkarya melalui laptop ASUS 15 A516 jika ada dalam genggaman saya. Dan semoga  impian-impian saya satu-satu juga akan terwujud. Aamiin.

 


Wassalam.

 

“Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS - 15 Inch Modern PC. Bigger Dream, Wider Screen Writing Competition bersama dewirieka.com”.

You Might Also Like

0 komentar

Flickr Images